NOT EVALUATED
NE
DATA DEFICIENT
DD
LEAST CONCERN
LC
2010
NEAR THREATENED
NT
VULNERABLE
VU
ENDANGERED
EN
CRITICAL ENDANGERED
CR
EXTINCT IN THE WILD
EW
EXTINCT
EX
Decapterus russelli
TAKSONOMI
Kategori -
Kingdom Animalia
Fillum Chordata
Super Kelas Pisces
Kelas Osteichthyes
Ordo Carangiformes
Familia Carangidae
Genus Decapterus
Nama Daerah Layang Benggol
Pengarang Rüppell, 1830
ID GENOM

ATAGTAGGAACTGCTTTAAGCCTACTTATTCGGGCAGAATTAAGCCAACCTGGCGCCCTTCTAGGGGATG ACCAAATTTATAACGTAATTGTTACGGCCCACGCCTTCGTAATAATTTTCTTTATAGTAATGCCAATTAT GATTGGAGGCTTTGGAAACTGACTGATCCCACTAATGATCGGAGCCCCCGACATAGCCTTCCCTCGAATG AACAACATGAGCTTCTGACTACTCCCTCCGTCCTTCCTGCTGCTTCTAGCCTCTTCAGGCGTTGAAGCCG GGGCCGGAACTGGTTGAACCGTCTACCCTCCGCTGGCTGGAAATCTTGCCCACGCCGGAGCATCCGTAGA CTTAACCATCTTCTCTCTTCATCTAGCAGGTGTCTCATCAATTCTAGGGGCTATTAACTTTATTACTACT ATCATTAATATGAAACCTCCTGCAGTTTCAATGTACCAGATCCCGCTATTCGTTTGAGCTGTTTTAATTA CAGCCGTACTTCTTCTTCTCTCTCTTCCCGTCTTAGCTGCTGGTATTACAATGCTTCTTACAGACCGAAA CCTAAACACTGCCTTCTTCGACCCTGCAGGGGGAGGAGACCCGATTCTTTACCAACACTTATTC

INFORMASI DETAIL
Kemunculan asli
Panjang Maksimal 45.0 cm TL jantan/tidak berjenis kelamin
Distribusi Indo-Pasifik Barat: Afrika Timur hingga Jepang, Laut Arafura (-8.4376568,131.2092012,6z) dan Australia
Habitat air laut
Komentar Indo-Pasifik Barat: mulai dari Afrika Timur hingga Jepang, mencapai Laut Arafura dan perairan Australia. Spesies ini juga tercatat sebagai migran Lessepsian, yaitu spesies yang berpindah dari Laut Merah ke Laut Mediterania melalui Terusan Suez.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI
  1. Bentuk Tubuh: memanjang dan sedikit pipih samping.
  2. Bentuk Kepala: moncong lebih panjang dari diameter mata; tepi belakang maxilla berbentuk agak persegi.
  3. Bentuk Mulut: rahang atas memiliki gigi-gigi kecil di bagian depan; bukaan mulut terminal (menghadap ke depan).
  4. Sirip:
    • Duri punggung (total): 9
    • Sirip punggung lunak: 28–31
    • Duri dubur: 3
    • Sirip dubur lunak: 25–28
    • Sirip dada: bentuk subfalcate (sedikit melengkung)
    • Sirip ekor: bercagak, transparan hingga kekuningan
  5. Garis Rusuk: melengkung di bawah sirip punggung lunak dan memiliki 30–44 scutes (sisik keras).
  6. Warna Tubuh: bagian atas biru kehijauan; bagian bawah keperakan. Sirip punggung berwarna jernih di pangkal dan lebih gelap di ujungnya. Terdapat bintik hitam kecil pada operkulum (tutup insang).
  7. Ciri Khas Lain:
    • Sirip dorsal dan anal relatif rendah.
    • Maxilla bagian belakang bersudut persegi.
    • Opercular membrane tepinya halus.
UPAYA KONSERVASI

Konservasi ekosistem dilakukan dengan:

  1. Perlindungan habitat dan populasi ikan
  2. Rehabilitasi habitat dan populasi ikan
  3. Penelitian dan pengembangan
  4. Pemanfaatan sumber daya ikan dan jasa lingkungan
  5. Pengembangan sosial ekonomi masyarakat
  6. Pengawasan dan pengendalian (monitoring dan evaluasi)

Konservasi jenis dilakukan dengan:

  1. Penggolongan jenis ikan
  2. Penetapan status perlindungan jenis ikan
  3. Pemeliharaan
  4. Pengembangbiakan
  5. Penelitian dan pengembangan

Konservasi sumber daya genetik ikan dilakukan melalui upaya:

  1. Pemeliharaan
  2. Pengembangbiakan
  3. Penelitian
  4. Pelestarian gamet

Fishiden

AI Indentifikasi dan Klasifikasi ikan air tawar dan air laut asli Indonesia.


Copyright 2024 Fishiden